Kemendes PDTT Nobatkan Desa Terapung Terbaik Tingkat Nasional

INDONESIASATU.CO.ID:

BUTON TENGAH - Kali ini Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) patut berbangga, pasalnya Desa Terapung, Kecamatan Mawasangka dinobatkan sebagai desa terbaik tingkat nasional oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Hal itu ditandai saat Kepala Desa (Kades) Terapung Pamaruddin, S.Pi., M.Pi menerima penghargaan Desa terbaik dari Dirjen PDTT Taufik Madjid pada kegiatan Simposium Desa Menjemput Asa dan Deklarasi Program Literasi Desa, Deklarasi Program Desa Bebas Narkoba, di Hotel Sultan Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pemberian penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemerintah pusat terhadap kerja keras para pejuang desa yang ada di seluruh Nusantara.

"Kegiatan beberapa waktu lalu itu, saya menghadiri tentang penghargaan desa terbaik se Indonesia, dan kebetulan di Buteng itu Desa Terapung yang wakili" tutur Pamarudin Kades Terapung saat ditemui, Senin (10/12/2018).

Penghargaan desa terbaik kata dia, dibagi kedalam empat kategori, yakni kategori penguatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, kategori prioritas penggunaan dana desa dan padat karya tunai, kategori prakarsa dan inovatif, serta kategori pelayanan informasi dan transparansi publik.

Khusus di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah (Sultra), terdapat beberapa desa yang memperoleh penghargaan dari kementerian PDTT, diantaranya Desa Jati Bali (Konawe), Desa Mulia Jaya (Koltim) dan Desa Terapung (Buteng). 

Pamaruddin menuturkan bahwa, masing-masing desa mempunyai keunggulan tersendiri. Misal Desa Jati Bali cukup dikenal dengan nilai gotong royong yang tinggi. Setiap pekerjaan yang di kerjakan oleh warganya, Harian Ongkos Kerja (HOK) tidak pernah di terima oleh warga, melainkan di simpan di lembaga adat untuk pembangunan, sehingga desa ini memperoleh penghargaan untuk kategori penggunaan dana desa dan padat karya tunai.

Sedangkan Desa Mulia Jaya mendapat penghargaan dengan kategori Desa Prakarsa dan Inovatif. Desa ini mengelola Bumdes dengan baik, contohnya penanaman cabe yang dikelola oleh Bumdes tersebut dapat meraup keuntungan Rp 75 juta selama 3 bulan, sehingga ini dianggap berhasil oleh Dirjen PDTT.

Sementara itu, Kabupaten Buteng yang diwakili Desa Terapung memperoleh penghargaan dengan kategori pelayan informasi dan transparansi publik.

"Hal itu dibuktikan dengan tranparansi kami dalam mengelola anggaran, mulai dari perencanaan, administrasi, penginputan dan sistem pelaporan dana desa menggunakan Website," tutur Pamaruddin.

Ia menambahkan, semua perghargaan yang diraihnya berkat kerja keras semua perangkat desa yang selama ini membantunya, begitu pula dengan BPMD Buteng yang selalu mensuport desa yang ia pimpin terhitung sejak 2015 hingga sekarang.

Kesyukuran yang diucapkan Pamaruddin lantaran penghargaan seperti ini telah kedua kalinya ia terima. pertama pada tahun 2017 sebagai desa terbaik tingkat provinsi, kemudian di tahun 2018, mendapat penghargaan yang sama di tingkat Nasional bersaing dengan sekitar kurang lebih 1700 desa di seluruh Indonesia.

"Kami bersaing dengan 1700 desa lebih di Indonesia dan terbukti kerja keras tidak mengkhianati hasil," ucapnya.

Kedepannya ia bertekad akan bekerja lebih giat lagi, untuk bisa memperoleh penghargaan dengan kategori penguatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Tentunya hal yang pertama akan di buat adalah pengutan sumber daya manusianya, dengan cara memberikan pemahaman terkait pentingnya pendidikan.

"Seandainya ada regulasi yang membolehkan dana desa diberikan pada siswa yang berprestasi, mungkin akan saya lakukan dalam bentuk beasiswa," lanjutnya.

Ia berharap agar penghargaan semacam ini bisa juga diraih oleh desa lainnya, sehingga tidak menutup kemungkinan Buteng semakin terkenal di kancah nasional dengan prestasinya

"Sudah banyak ilmu yang di dapat, mulai dari kegiatan FGD sampai studi banding desa ke Kaltim. Saya harap yang lain bisa mengimplementasikannya hingga Buteng terkenal seantero nusantara dengan prestasinya," tutupnya. (Arwin Mawasangka)

  • Whatsapp

Index Berita