Tangkal Covid-19, Kapolsek Gu Sosialisasikan Maklumat Kapolri 

laanto, 28 Mar 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BUTON TENGAH - Kapolsek Gu Iptu Yutaman Pontengi mensosialisasikan maklumat Kapolri ke masyarakat Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait upaya menangkal Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Sabtu, (28/3/2020).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Danramil 1413-10/Gu Kapten Inf. La Ode Rain, Camat Gu Amir, S.Pd, Kepala Puskesmas Gu La Ode Saidin, serta beberapa personil TNI/Polri maupun tim medis yang bertugas melakukan penyemprotan disinfektan.

 

Sambil berkeliling di wilayah pusat Kecamatan (Kelurahan Watulea, Bombonawulu dan Desa Walando), Kapolsek Gu Iptu Yutaman Pontengi membacakan 11 poin maklumat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si diantaranya:
1. Agar seluruh masyarakat menjaga kebersihan diri, dengan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun.
2. Apabila berinteraksi dengan orang lain dianjurkan dengan menggunakan masker dan tidak berjabat tangan dengan orang lain.
3. Menghindari tempat-tempat keramaian atau tempat-tempat yang sering dikunjungi orang.
4. Tidak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali untuk kebutuhan mendesak atau memgunjungi layanan kesehatan.

 

5. Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri seperti:
  - Pertemuan sosial, budaya, keagamaan, aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, sarasehan, dan kegiatan lainnya yang sejenis.
  - Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga.
  - Kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan.
  - Unjuk rasa, pawai, serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.
6. Apabila ada sanak saudara, tetangga yang datang dari perantauan agar segera melaporkan diri ke Puskesmas terdekat.

 

7. Tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
8. Tidak melakukan pembelian dan atau menimbun kebutuhan bahan pokok atau kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.
9. Tidak terpengaruh dan menyebarkan berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.
10. Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi Kepolisian setempat.
11. Senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan banyak berdoa sehingga kita terhindar dari wabah virus Corona tersebut.

 

Kapolsek Gu Iptu Yutaman Pontengi mengatakan bahwa, kegiatan yang dilakukannya merupakan bentuk sosialiasasi kepada masyarakat Kecamatan Gu tentang upaya pencegahan wabah virus Corona yang saat ini sedang melanda dunia.

 

"Tadi kami duluan lakukan penyemprotan seluruh ruangan di kantor dan tubuh personil Polsek Gu yang dibantu oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Gu, karena mereka yang lebih paham takaran disinfektannya," katanya.

 

Ditambahkannya, usai penyemprotan di Markas Polsek Gu maka kegiatan dilanjutkan dengan penyemprotan di Markas Koramil 1413-10/Gu, serta sosialisasi keliling di tempat-tempat keramaian di wilayah pusat Kecamatan.

 

"Penyemprotan disinfektan dan pengukuran suhu ini untuk memastikan kondisi kesehatan lingkungan maupun anggota. Sesuai hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Gu, anggota kami baik dari personil Polsek Gu maupun Koramil 1413-10/Gu, suhu tubuh mereka semua dalam kondisi normal dan sehat," tambahnya.

 

Selain itu, Danramil 1413-10/Gu Kapten Inf. La Ode Rain juga mengaku sangat mendukung dan bersyukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.

 

"Kami bersyukur dan mendukung penuh kegiatan ini, karena ini sangat penting untuk kesehatan kita semua dan seluruh masyarakat di Kecamatan Gu," ucapnya.

 

Camat Gu Amir, S.Pd juga menuturkan, selama beredarnya informasi dari pihak pemerintah pusat terkait wabah Covid-19, ia selalu memberikan himbauan kepada masyarakatnya melalui para Kepala Desa dan Lurah. 

 

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Gu melalui Kepala Desa dan Lurah, setiap melakukan shalat fardhu lima waktu agar menyampaikan kepada masyarakatnya untuk terus mencegah penyebaran virus Corona, misalnya tidak boleh berkumpul lebih dari 10 orang, kemudian harus jaga jarak sekitar satu meter lebih bila bertemu dengan masyarakat lainnya, melalui itu juga masyarakat kami himbau agar mengindari keramaian atau kerumunan orang banyak," tuturnya.

 

Kepala Puskesmas Gu La Ode Saidin usai kegiatan tersebut menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh pihaknya terdapat lima warga yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Namun, berdasarkan data yang dihimpun sampai sejauh ini belum ada warga yang terpapar virus Corona alias Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

 

"Kegiatan ini kami adakan lintas sektor, karena ada Camat Gu, Kapolsek dan ada juga Danramil, karena kita disini jujur saja pendatang itu banyak, yang kita sudah data ada yang dari Malaysia, Jakarta, Kendari dan dari Makassar itu sudah terjaring, dan ODP kami disini sudah lima orang, kalau PDP itu untuk sementara ini belum ada, kita berdoa mudahan-mudahan jangan ada," jelasnya.

 

La Ode Saidin juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Gu agar selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, selain untuk upaya pencegahan paparan virus Corona, tindakan tersebut dapat pula menjauhkan masyarakat dari penyakit berbahaya lainnya. (**)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu